Rabu, 28 Juni 2017
Home / Kegiatan Siswa / Sejenak Berhenti (Refleksi Retret Kelas XII)

Sejenak Berhenti (Refleksi Retret Kelas XII)

Sejenak Berhenti (Refleksi Retret Kelas XII)
Oleh : Gerardus Dwi dan Clara Maeve (XII IPS 1)

Tahukah kalian apakah retret itu? Retret terdiri dari dua kata, re dan trahere. Re berarti kembali dan trahere berarti mundur. Jadi pengertian dari retret adalah suatu tindakan mengundurkan diri dari kesibukan sehari-hari. Tujuan dari retret ini adalah bertemu kepada Tuhan secara lebih kusyuk, dengan bantuan teman-teman serta pembimbing.

Belum lama ini, siswa-siswi kelas XII SMA Tarsisius Vireta telah melaksanakan salah satu agenda rutin yaitu retret. Retret kelas XII SMA Tarsisius kali ini dilaksanakan pada tanggal 19 Januari sampai tanggal 23 Januari 2016. Kali ini retret diadakan di Rumah Retret St. Lidwina, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam retret ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berangkat pada tanggal 19 Januari dan selesai pada tanggal 21 Januari 2016. Gelombang pertama diikuti oleh sebagian dari seluruh jumlah siswa-siswi kelas XII IPA 1, XII IPA 2, XII IPA 3, XII IPS 1 dan XII IPS 2. Gelombang pertama dibimbing oleh Pak Apul, Bu Yuni dan Pak Albert. Lalu untuk gelombang kedua berangkat pada tanggal 21 Januari dan selesai pada tanggal 23 Januari 2016. Gelombang kedua dibimbing oleh Bu Theresia, Pak Yanuarius, Pak Sales dan Bu Yanti.

Retret pada tahun ini tergolong unik dari tahun-tahun sebelumnya, sebab pada tahun ini retret dibawakan oleh para frater-frater yang memiliki semangat muda yang berapi-api. Mereka mengajarkan kita tentang apa itu retret, tujuan dari pada retret tersebut, apa yang kita lakukan dalam retret tersebut, keterlibatan diri, silentium, dan sebagainya. Selama retret berlangsung banyak sekali kegiatan yang kita lakukan, antara lain ibadat pagi, renungan, games, dinamika kelompok, sharing, konsultasi, dan lain-lain.

Selama retret berlangsung banyak sekali kegiatan yang kita lakukan, antara lain ibadat pagi, renungan, game, sharing, konsultasi, dinamika kelompok, misa, dan lain-lain. Sebagian besar siswa-siswi antusias dalam retret ini. Ketika frater bertanya kepada seluruh siswa-siswi apa cita-cita kalian, serentak sebagian besar siswa-siswi memikirkan cita-cita muluk-muluknya. Ada yang ingin keliling dunia, jadi istrinya David Beckham, dokter, dll. Ada juga yang saking muluk-muluknya di bikin jadi bahan candaan, seperti menjadi bandar judi dan sebagainya. Banyak kesan yang masih berbekas dalam benak para siswa-siswi, salah satunya dari dua teman kita berpendapat seperti ini:
“Bagi gue retret tahun ini sangat mengesankan serta saya mendapat motivasi untuk menentukan pilihan cita-cita dan berkarir dalam diri saya di masa mendatang. Gue juga tahu retret itu apa, selama ini gue tahu retret cuma kulitnya doang.” kata Gerardus salah satu siswa yang mengikuti retret ini.

“ Bagi saya, retret ini membosankan tetapi sangat berkesan bagi diri saya.” kata Mario dari kelas XII IPS 2.
Tidak terasa 3 hari berlalu, rasanya seperti baru semenit. Semuanya menyisakan kesan-kesan kenangan yang indah, mengharukan, serta menyenangkan. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari setiap sesi-sesi yang kita ikuti. Tentunya seluruh pihak yang terlibat mengharapkan ada perubahan meskipun skalanya kemungkinan kecil untuk menjadi lebih baik lagi setelah retret. Ingat perubahan dimulai dari dalam diri sendiri, jangan menunggu dari orang lain. Jadi marilah mulai berubah dari hal yang dasar menuju hal yang lebih komplek.***